November 15, 2007 | By: BangDhika
>>> TRUE LOVE <<<


Ada yang bilang kalau kita terkena tetesan pertama air hujan tepat dihidung kita maka kelak kita akan menemukan cinta sejati yang kita cari, benarkah itu?........


Kenalkan, namaku Ren…. aku suka sekali dengan hujan, apalagi hujan gerimis terlebih bila diiringi desiran angin yang lembut, terlihat indah layaknya sebuah tirai yang tersibakkan angin. Tahun ini menginjak tahun kedua puluh tiga usiaku,dan tak terasa sudah hampir sembilan tahun kepindahan kami ke Jakarta, sebelumnya kami tinggal di Jogya, dan setelah peristiwa itu terjadi kami pindah ke kota ini untuk memupuk kenangan pahit, tapi aku yakin….suatu hari aku akan pulang dan dapat bersama kembali.
Sore yang temaram dihiasi mendung yang menggelayut di langit,sudah hampir satu jam aku duduk dibangku taman ini, suasana kampus tampak lengang dan sepi seperti suasana disubuh hari, dingin….anginpun bertiup menusuk kedalam tulang. Bangku taman yang slalu jadi tempat peristirahatanku melepas lelah berpayungkan pohon randu yang rindang.
“ sudah jam tiga sore….aku harus bergegas pulang, hanya karena mengejar satu mata kuliah aku jadi buang waktu percuma.” Kuhela nafas dalam-dalam, terasa begitu berat menyesakkan.


Akhir-akhir ini dapat kurasakan turunnya kondisi tubuhku, rasa sakit terkadang terasa di beberapa tempat tertentu, waktu begitu cepat tak terduga tinggal setahun lagi, banyak hal yang harus sudah kubenahi.
Pikiranku teringat pada Ayah. “ Ayah…aku akan pulang ke Jogya tak lama lagi, jangan sedih dan marah atas kepulanganku kelak!, tersenyumlah demi aku.”
Kupaksakan juga mengangkat tubuhku yang lelah dari tempat yang nyaman itu, beberapa buku yang berserakan telah kubenahi dan masuk kedalam tempatnya semula, dalam keadaan gontai kutengadahkan wajahku kelangit disusul kedua lenganku ikut terangkat keatas tak lupa kuteriakan kata “semangat..!!!!”.
“Ups….” Jangan-jangan ada orang lain disekitar sini aku jadi malu sendiri tertawa cengar-cengir seperti anak kecil yang ketauan berbuat malu.
Kuedarkan pandanganku kesekitar, tidak ada siapa-siapa bahkan seekor lalatpun malas keluar mungkin ia lebih senang tertidur dibalik dedaunan.
Kulangkahkan kakiku menjauh dari tempatku berpijak, perlahan……..aku ingin berjalan perlahan aku harap awan mendung itu membawa hujan kesukaanku.
“ Eeh ….siapa itu, sepertinya ada yang sedang tertidur disamping pohon randu kecil didekat danau buatan itu.”
Kucoba mendekati tanpa menimbulkan suara sedikitpun, aku tak mau siempunya tempat terbangun dan mengetahui kalau diapun tak sendiri seperti yang diharapkannya.
Topinya sengaja dimiringkan kemuka untuk menutupi wajahnya, aku tak bisa menerka siapa gerangan dia, tapi tunggu buku yang tergeletak disampingnya sama dengan buku milikku, tak salah lagi dia pasti salah seorang diantara kami yang akan menghadiri kuliah sore ini.
“ penasaran rasanya,….aku seperti belum pernah melihat orang ini sebelumnya” aku mulai berkata sendiri.
“ siapa ya dia…..” sambil berharap topi itu terjatuh aku coba mengingat setiap sudut ruang kuliahku tapi nihil tak satupun ingatanku tertambat pada orang ini. Tiba-tiba siempunya topi bergerak, sedikit… yah!! hanya sedikit tapi topi yang tadi menutupi wajah itu terjatuh.
Bersamaan dengan jatuhnya topi, gerimispun turun hidungku ditetesi oleh air hujan sebutir lalu mulai merata keseluruh wajah, kuhadapkan wajahku keatas, kupejamkan kedua mataku.
“indah…..” bisikku, perasaan indah yang slalu kudapatkan diwaktu hujan turun.
“ Hem !!! “
Terdengar suara mendehem seseorang, arahnya dari depanku. Aku hampir berteriak.
“ Tuhanku…..aku lupa aku tak sendiri” apa yang harus kuperbuat.” Banyak kata terkandung dibenakku, “ harus kuhadapi…”
perlahan kuhadapkan wajahku dan kubuka kedua mataku.
Mata itu , ……mata itu sangat hangat tak kusadari kami berdua saling bertatap mata, entah siapa…………

Penasaran…???
Tunggu ya.. sambungannya >>>>>



5 comments:

Sani said...

Pake blog laen ya gpp bang. Ya itu SB masa dibiarin begitu terus .. he he ..

pyuriko said...

Duh bang Dhika, bikin penasaran aja mas ceritanya... ditunggu yaa kelanjutannya...

Hmmm,... jadi ikut memikirkan kalau kita terkena tetesan pertama air hujan tepat dihidung kita maka kelak kita akan menemukan cinta sejati yang kita cari

ichal said...

akhirnya.....!!
bisa juga komen di "true love"..

salam kenal sama ren.... yang suka dengan hujan!!

gopaan said...

mas yang jadi ren itu cewe apa cowo yah, jadi penasaran niih

BangDhika said...

he..he..he.. yg berperan ren ntu cewek bang.... penasaran..????