February 09, 2009 | By: BangDhika

PILIHAN HIDUP

Sukses tak dapat di raih dengan berpangku tangan, Sukses harus di kejar, Sukses harus di planningkan itu ungkapan para motivator untuk merangsang kerangka berpikir kita sebagai insan yang sempurna.

Dari sekian banyak informasi yang saya terima tentang motivasi dapat saya simpulkan bahwa dalam menghadapi hidup ini kita hanya di beri pilihan, semua di serahkan pada diri kita masing-masing, apakah anda memilih yang baik maupun yang tidak baik untuk hidup anda, untuk keluarga anda.

Saya pernah bertanya pada beberapa kawan tentang pilihan hidupnya, ada karyawan, pengusaha dan pengamen.

Inti dari pertanyaan saya pada mereka adalah “Apa Tujuan anda dari semua pekerjaan yang anda lakukan sekarang..??”

Sang Karyawan menjawab : “Kalau saya sebagai karyawan pilihan hidup saya adalah mendapatkan upah yang layak untuk memenuhi kebutuhan saya dan keluarga… juga ingin punya rumah sendiri tidak ngontrak seperti sekarang….. dst”

Sang Pengusaha menjawab : “Ingin mengembangkan usaha agar lebih luas jangkauan market plannya, juga membangun anak-anak perusahaan di beberapa kota bahkan Negara selain itu agar keluarga saya terjamin masa depannya terutama anak-anak kami… dst

Sang Pengamen dengan semangatnya menjawab : “Saya ingin success sebagaimana orang-orang success yang ada, saya ingin merubah hidup saya, karena dari hasil mengamen saya masih belum bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga saya… dst”

Dari berbagai jawaban tersebut merupakan refleksi dari sebuah pemikiran pemilik jawaban tersebut, mungkin jawaban anda bisa berbeda sesuai dengan kondisi anda hari dimana anda memberi jawaban itu..

Jawaban Sang karyawan sesuai dengan kondisi yang di rasakan saat itu begitu juga Sang Pengusaha, tetapi sang Pengamen ???

Ada apa dengan pemikiran Sang Pengamen sehingga keinginannya begitu luar biasa di luar batas kondisi sebagai seorang pengamen, coba ulang lagi baca jawaban “Sang Pengamen” , Saya ingin success

Ternyata sang pengamen memiliki impian, harapan, perubahan dalam kehidupannya, tidak terima dengan kondisi yang ia dapatkan saat itu…..

Nah.. apakah keinginan untuk success itu hanya milik segelintir orang saja, atau hanya milik kelompok tertentu saja..?? ternyata tidak, kesuksesan itu milik semua makhluk Tuhan yang di beri akal dan pikiran tak terkecuali seorang pengamen pun punya hak untuk sukses, bahkan OB (Office Boy) pun berhak untuk sukses, semua rekan-rekan, sahabat, saudara, orang yang tinggal di pinggiran, desa-desa, kota semua berhak untuk sukses.

Lalu apa yang harus kita lakukan setelah kita memiliki pilihan untuk sukses…??

Lalu bagaimana memulai mewujudkan kesuksesan itu…??

Lalu … lalu.. lalu…. ?????

Semoga anda selalu terngiang dengan pertanyaan – pertanyaan seperti itu….

Salam Success

BangDhika