August 24, 2007 | By: BangDhika

Bahasa Alien


Sobat ane cuba corat-coret lagi.....
segala sesuatu memang harus dipelajari dengan serius agar kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan yang ane maksud disini segala keinginan kita baik mempelajari tentang kehidupan,tentang ekonomi, tentang kenegaraan, tentang politik, tentang perdagangan, tentang bisnis dan tentang-tentang yang lainnya... hueheheeee...(buanyak bener tentang nya....)
sobat satu kesalahan mungkin yang pernah ane buat sehingga ane sekarang merasa menyesal dan malu pada diri sendiri yang berkenaan dengan bahasa, dulu ane sudah cukup nyaman bisa berbahasa Endonesia dengan baik dan benar tapi dengan perbendaharaan kata yang sudah rame ane jadi bingung sendiri apa lagi anak muda sekarang terutama yang tumbuh di kota-kota besar, bahasa kesehariannya sudah campur aduk berbagai bahasa di gabung.... betul-betul Endonesia kaya dengan bahasa dan gayanya.... ckckckckck...

satu lagi bahasa yang seharusnya kita pelajari, kita terapkan dan kita gunakan yaitu bahasa orang sono (baca : Barat/inggris)dengan globalisasi yang sudah mulai diterapkan di Endonesia maka mau ga mau masyarakat kita harus menguasai bahasa tersebut agar bisa beradaptasi dengan dunia luar....
pasalnya (ni kejadian ane alami sendiri), satu pagi di tempat gawe ane kedatangan buyer dari Amerika, trus si buyer nanyain ke salah satu karyawan pake bahasa inggris, si karyawan cuma bengong... untung ada bp. supervisor dijawablah oleh beliau semuanya lancarrr... kebetulan ane juga ada disitu, dari kejadian tersebut nyadarin ane klo ane juga belum bisa bahasa tersebut... oh my god..#@$%#@$@ runyeeemmm...
oleh ntu ane mo belajar lagi ane haruss bisa.... ane mo posting pake bahasa sono... (sobat maklumin ane ya dulu banyak kesempatan gak ane manfaatin buat mempelajari bahasa tersebut...nyeseelll.....sekaarraaanngg...,
ane jadi inget ma perkataan orang super hebat (Nabi MUHAMMAD SAW)kurang lebihnya seperti ini "Jika kamu ingin menguasai satu daerah/negara kuasai dulu bahasanya" jadi klo mo bisa naklukin america pelajari dulu bahasanyaa.. huehehehehheeee...
sahabat-sahabat ane, ane mohon bimbingan, kritik dan saran agar ane bisa cepat menguasai bahasa tersebut... jika ada sahabat yang berbaik hati dengan berbagi ilmu tentang bahasa inggrisnya ane ucapin makasssiiih buaaanngetzzz ( bimbing ane yeee...) (informasi bisa sahabat kirim ke my e-mail : bee_andhika@yahoo.com...Alright, Thank you for your cooperation.....


August 22, 2007 | By: BangDhika

Satu Lageee



Becanda






sweet babyy..



Sobat, sebelum ane buat coretan-coretan lagi ane mo memperkenalken my sweet baby, ane beri nama Muhammad Gagah Andhika Putra.... kemarin2 ane juga dah posting end memperkenalken putra ane ini, tapi waktu itu gambar ane ambil waktu masih umur 2 minngu... nah sekarang foto terbaru... berumur 5 bulan pas hari ini.... numpang mejeng bosss.....

Mohon dimaafkan ane lagi cari ide-ide buat postingan ane yang berikutnya.... jadi hari ini biarin Gagah dulu yang ngisi postingannya... successsss... hueheheheeee....
August 14, 2007 | By: BangDhika

Renungan / Aku Endonesia


Pernyataan Bung Karno tentang kemerdekaan
Aku Endonesia 2
Jika tiap-tiap orang Indonesia yang 70 milyun ini lebih dahulu harus merdeka di dalam hatinya, sebelum kita mencapai political independence, saya ulangi lagi, sampai lebur kiamat kita belum dapat Indonesia merdeka! Di dalam Indonesia merdeka itulah kita memerdekakan rakyat kita! Di dalam Indonesia merdeka itulah kita memerdekakan hatinya bangsa kita! Di dalam Saudi Arabia merdeka, Ibn Saud memerdekakan rakyat Arabia satu per satu. Di dalam Soviet-Rusia merdeka Stalin memerdekakan hati bangsa Soviet-Rusia satu per satu.
Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945

Aku Endonesia...tapi sampai detik ini aku masih menjadi tahanan, masih dijajah masih di budakkan, masih terikat dan belum merdekaa...

Memang bukan oleh mereka yang di sebut penjajah atau pun mereka yang aku panggil tuan, yang lebih parah lagi penjajah yang menjajahku ini tak lain adalah diriku sendiri, hatiku sendiri...
Sedangkan bung Karno sendiri sudah bilang untuk merdeka harus dimulai didalam hatinya dulu karena di dalam Endonesia merdeka itulah hati kita dinyatakan merdeka tapi kenyataannya detik ini aku masih dijajah bergelut dengan hatiku sendiri apa yang akan aku hadapi dihari nanti kebaikankah atau kemalangan-kemalangan lain dengan judul yang berbeda.
Aku Endonesia tapi aku belum merdeka, hari ini aku dipusingkan dengan dengan penolakan lamaran pekerjaanku, di waktu kemarin aku di pusingkan kehabisan ongkos yang sudah aku perkirakan pas ternyata tarif angkutan sudah naik dihari yang lalupun aku dipusingkan oleh perutku sendiri yang tadinya bisa makan tiga kali sehari malah menjadi sekali dan hari ini pun aku tidak tau laah.. akan menemukan apa tapi yang jelas dihari besok aku akan di pusingkan dengan segala kebutuhan yang baru, sudah barang tentu akan sulit di dapat. Kenyataan ini sudah membuktikan kalau aku belum merdeka lihat saja aku masih terkukung oleh hatiku yang menuntut ini dan itu karena situasi yang tidak jelas, lalu dimana kemerdekaan hati yang menjadi awal dari kemerdekaan Endonesia.
Kemerdekaan dulu tercipta karena adanya satu rasa, terbelenggunya hati dan setiap hati itu bersatu, bergerak dan menyatakan untuk merdeka. Sekarang kita malah dijajah kembali dan penjajah itu tak lain hati kita, berapa banyak orang mengorbankan saudaranya sendiri demi kepentingannya, berapa banyak nyawa yang dikorbankan hanya demi satu orang saja bukankah ini juga merupakan satu bentuk penjajahan..???
Lalu di mana kemerdekaan..???
Kemerdekaan hati yang dijanjikan dulu...
Momen yang mana untuk kita merayakan kemerdekaan jika setiap orang masih terbelenggu oleh hati mereka sendiri...
Mana rasa penghargaan kita sebagai bangsa yang merdeka pada para veteran dan para pejuang yang kini masih bertahan hidup adakah kita sudah memerdekakan hati mereka...
Sobat renungkanlah hakikat kemerdekaan itu apa...???
Coretan ini tak lain dan tak bukan hanya sebagai pernyataan diri kalau kita belum merdeka… dan ini hanya coretan-coretan yang mungkin tidak berarti hanya sebatas coretan jalanan dari kaum marginal...

August 13, 2007 | By: BangDhika

Aku Endonesia


Sobat, setelah potong tumpeng usai ane coba serius mencoba corat-coret lagi tentang sesuatu moga bermanfaat... oh ya ane mohon maaf pada Ki joko bodo dan mbah marijan ane belum izin nampilin photonya tapi tidak ada maksud tertentu koq... untuk penyegaran aja biar gak kaku... mohon maaf ya ki dan mbah.....
okee...
Sobat, momentum kemerdekaan tahun ini di warnai dengan berbagai problematika yang mendera bangsa ini, ujian dan cobaan bahkan peringatan senantiasa mewarnai kehidupan bangsa ini, dari tingginya biaya hidup, pendidikan kian mahal, oknum pendidik yang tidak tanggung jawab dengan para didikannya, sehingga mewariskan generasi manja, generasi lemah…. Juga di tingkatan para pemimpin, saling cakar-cakaran berebut “kue kekuasaan” yang tidak peduli lagi pada masyarakatnya untuk memuaskan ambisi dan kepentingan pribadi mereka…. Tidak lagi menjunjung nilai yang telah di perjoeangkan oleh orang tua kita, mereka tidak merasakan perihnya di medan pertempuran untuk endonesia merdeka, mereka tidak merasakan siksaan yang di alami orang tua kita untuk endonesia…. Mereka tinggal menikmati perjoengan orang tua kita, kita rakyat endonesia di jadikan tumbal oleh segelintir oknum pemerintahan, sedikit demi sedikit wilayah negara kita di jual, di gadaikan dengan dalih demi kepentingan bangsa….kesempatan kerja di batasi sehingga saudara-saudari kita berbondong-bondong datang ke mereka dan di kirim ke negara luar untuk di siksa, di hina demi kas negara... Kejam mungkin itu yang akan terlintas dalam benak kita...

Wahai penguasa sadarlah, ujian dan cobaan bahkan peringatan sudah di turunkan tunggu apalagi... bangun endonesia dengan hati jangan dengan emosi, jangan anggap remeh rakyatmu sendiri mereka punya potensi, mereka punya hati mereka punya kekuatan untuk membangun negeri... apakah belum puas dengan peringatan berupa gempa yang terjadi dimana2, tsunami, lumpur Lapindo dan banyak lagi peringatan-peringatan dari tuhan mana hati nuranimu...

Sedikit pengingat buat bapak pemimpin endonesia :

Manakala sesuatu bangsa telah sanggup mempertahankan negerinya dengan darahnya sendiri, dengan dagingnya sendiri, pada saat itu bangsa itu telah masak untuk kemerdekaan. Kalau bangsa kita, Indonesia, walaupun dengan bambu runcing, Saudara-saudara, semua siap sedia mati mempertahankan tanah air kita Indonesia, pada saat itu bangsa Indonesia adalah siap sedia, masak untuk merdeka.
o Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945


• Jika tiap-tiap orang Indonesia yang 70 milyun ini lebih dahulu harus merdeka di dalam hatinya, sebelum kita mencapai political independence, saya ulangi lagi, sampai lebur kiamat kita belum dapat Indonesia merdeka! Di dalam Indonesia merdeka itulah kita memerdekakan rakyat kita! Di dalam Indonesia merdeka itulah kita memerdekakan hatinya bangsa kita! Di dalam Saudi Arabia merdeka, Ibn Saud memerdekakan rakyat Arabia satu per satu. Di dalam Soviet-Rusia merdeka Stalin memerdekakan hati bangsa Soviet-Rusia satu per satu.
o Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945


• Gotong royong adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho-lopis-kuntul-baris buat kepentingan bersama!
o Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945


Cuplikan artikel yang di ucapkan oleh Bung Karno itu sebagai pengingat, bangsa ini akan maju manakala dapat bersatunya pola pikir pimpinan bangsa dengan pola pikir masyarakatnya dan bekerjasama untuk kepentingan negara tepis kepentingan pribadi yang merintangi jalannya roda pemerintahan, sadarkan aparat-aparat yang korup jangan biarkan mereka berkeliaran dan ikut mengatur bangsa ini…..
Aku Endonesia....
Kita Endonesia....
Semua Endonesia...
Merdekaaaa....




Canda Sore....


Alhamdulillah, walau masih setengah jalan ngacak-ngacak blog ane ini dan masih terkesan asal-asalan maklum baru belajar.... mulai hari ini ane umumkan klo ane selama bulan agustus ampe september pakai template ini... dan sudah di restui oleh paranormal kondang.... dia adalahhhhh.......... Ki joko Bodo dan....

Mbah marijan bintang iklan Extrajuussssss...... sekalian potong tumpeng... hwakakakakakakakakak....... jangan ada yng kesinggung hanya sebatas canda.... hwahahahahahaa.... guling-guling..... sambil ngupiii.....

August 10, 2007 | By: BangDhika

Berubah

Halloo.. semua...
Mohon di maaf kan buat sahabat yang kebetulan mampir di blog ane ini, karena bentar lagi kita menyambut datangnya Bulan yang suci, bulam yang penuh berkah maka ane memutuskan buat ganti tampila..... daannn
jika merasa terganggu dan masih terkesan acak-acak harap memakluminya.... ane mohon doa restu pada sobat2 semua untuk yang suka dengan postingan an mohon maaf ane konsen dulu buat ngacak-ngacak rumah ane ini... Hwakakakakkakakakak...... doakan.....

August 08, 2007 | By: BangDhika

oH mY sOn 2


Sobat meneruskan tentang anak lanjutan yang kemarin..... mariii...
Perbaikilah hubungan kita dengan anak, ubah cara komunikasi kita dengan menerapkan pendidikan bertanya bukan perintah karena dengan bertanya secara tidak langsung ia dituntut untuk menjawab pertanyaan yang telah kita ajukkan dan biasanya secara tidak langsung pula pertanyaan yang kita ajukkan akan membuat anak kita mengeluarkan isi hatinya,.. apa yang selama ini jadi inti permasalah yang membuat ia melakukan banyak penolakan bisa kita ketahui, pastinya anak akan selalu menyalahkan kita para orang tuanya mulai dari kurang perhatian, terlalu sibuk, sudah tidak sayang lagi bahkan mungkin sampai pada perkataan ia merasa tidak dikehendaki selama ini, sewaktu kita mendengarkan setiap keluh kesah anak, harus diingat buang semua emosi, stop marah-marah dengarkan dengan penuh kesabaran karena itulah fakta yang sedang dihadapi anak kita jika menyikapinya dengan marah anak akan terdiam sebab disaat marah anak merasa terancam dan hubungan yang akan kita coba jalin akan terputus dan lebih sulit lagi memulainya kembali. Bila komunikasi dua arah sudah dapat dilakukan giliran kita ungkapkan semua perasaan kita apa yang sebenarnya kita lakukan, mengapa kita menjadi sibuk, mengapa kita jarang sekali memberikan perhatian pada mereka….tidak seperti waktu mereka kecil, ungkapkan semua permasalahan anda sebagai orang tua, lahirkan kesadaran pada anak bahwa menjadi orang tua itu tidak mudah,..bawa anak kita menuju perasaan kita dan biarkan ia ikut merasakan apa yang sebenarnya kita hadapi toh anak merupakan bagian dari anggota keluarga, dan harus diingat keluarga adalah team dimana biasanya yang namanya team tidak ada yang ditutup-tutupi bila sedang menghadapi suatu masalah..


Nah … bila sudah sampai pada pengungkapan isi hati, ajak anak kita dengan ungkapkan pertanyaan apa yang mesti kita lakukan untuk memperbaiki kondisi yang sudah terjadi ini bagaimana caranya supaya antara kita dan anak bisa memulai lagi satu hubungan yang baru dimana kita berjanji akan ada perbaikan untuk hari-hari nanti.
Kitapun bisa lebih dini mencegah anak agar tidak menjadi anak yang membangkang pada orangtuanya… pada dasarnya anak seperti kertas putih atau tanah liat dengan tinta yang bagaimana akan kita isi kertas tadi, tinta emaskah atau tinta biasa yang mudah luntur juga dengan bentuk dan rupa seperti apa yang akan kita tampilkan?.. semua bergantung pada kita para orangtuanya. Bila kita tidak ingin anak kita menjadi pembangkang jangan ajarkan anak kita untuk membalas memukul temannya bila ia dipukul sebab hal tersebut akan berakibat pada pembangkangan terhadap orangtuanya sendiri karena kita mengajarkan keburukkan dibalas dengan keburukkan. Berikan satu alasan mengapa ia tidak boleh balas memukul, ungkapkan dengan logika memukul orang lain berarti menyakiti orang lain karena pada saat kita dipukul terasa sakit,. apa lagi orang lain yang akan kita pukul nantinya, munculkan rasa iba pada hati anak agar ia memiliki rasa kasihan pada orang lain. Kasus lain,… bila anak kita memiliki mainan ajarkan berbagi dengan temannya jangan biarkan ia menguasai sendiri mainannya karena sikap ini akan membuat ia memiliki satu sikap egois dan kelak ia kurang memiliki rasa berbagi terhadap orang lain serta kurang bisa merasakan hal-hal yang sensitif. Anak pada dasarnya takut dengan kita para orang tuanya maka kita harus pandai-pandai memanfatkan rasa takutnya menjadi sebuah rasa segan dan hormat pada orangtuanya hadapkan anak pada pilihan-pilihan yang mengharuskan ia memilih. Contoh kasus “ anak kita ingin membeli boneka disaat yang sama ia ingin membeli sepeda,… disini kita ajarkan ia untuk memilih boneka atau sepeda, dan pada saat kita melakukan penawaran berikan imbalan yang akan dia dapat pada setiap keputusan yang akan ia ambil,…bila memilih boneka ia bisa tidur dengan memeluk boneka yang halus atau bila ia memilih sepeda ia hanya biasa main disiang hari dan tidak bisa merasakan lembutnya boneka tadi” biarkan ia memilih karena kita telah menanamkan sikap disiplin pada dirinya dan menanamkan dalam dirinya hidup ini suatu pilihan juga nantinya disaat ia dewasa akan banyak pilihan-plihan yang akan ia temui. Jadi orangtua yang berhasil bisa dilihat dari sikap dan prilaku yang diperlihatkan anak pada lingkungannya baik itu lingkungan keluarga ataupun lingkungan masyarakat….marilah kita menjadi orangtua sekaligus sahabat bagi anak kita sendiri…. Terapkan pendidikan bertanya dalam keluarga !!!...
Selamat Mencoba.!
Ane ucapin terimakasih teruntuk "Ayah Edy dan Smart FM" yang telah memberi inspirasi buat ane untuk membuat coreta-coretan ini... dan untuk semua sahabat-sahabat ane di dunia lain ini maju terus hidupkan dunia blog dengan coretan-coretan yang bisa bermanfaat jauhi pornografi dan hal-hal negatif lainnya, jalin bersahabatan..... suceess buat semua.... see youuu......

August 07, 2007 | By: BangDhika

oH mY sON.......


Sobat.... memiliki anak yang patuh dan menurut pada kita sebagai orang tuanya merupakan impian terbesar para orang tua, tapi kebanyakkan apa yang diharapkan berbeda dengan apa yang direncanakan sering anak yang kita sayangi berubah melawan arah dan terkesan menentang semua yang kita ajarkan atau kita coba berikan. Hal ini bisa terjadi mungkin dari kurangnya waktu kebersamaan kita dengan anak, karena sibuknya kita dengan segala aktivitas akhirnya tanpa disadari melahirkan satu jurang pemisah antara kita dan anak kita sendiri. Lalu bagaimana kita atasi masalah yang timbul sekarang ini sebab apabila dibiarkan ini akan menjadi bom waktu dalam keluarga kita, akan timbul satu keegoan diantara anggota keluarga itu sendiri. Bisa tercipta kesendirian, bukankah sendiri sangat menyakitkan seolah tak ada lagi perhatian, kasih sayang dan cinta dalam menjalani hidup. Anakpun merasakan betapa sulitnya mendapatkan waktu sedikit saja dari orang tuanya untuk merasakan kasih sayang yang biasa ia rasakan sedari ia kecil dulu dan ia membutuhkan satu sosok pribadi yang bisa dijadikan panutan dalam pencarian jati dirinya......

Rasa ketidak nyamanan anak dapat dilihat dari penolakan-penolakan yang ia tunjukkan pada kita disaat kita sebagai orangtuanya meminta melakukan suatu hal, biasanya ada saja alasan yang ia buat dan semua ia lakukan untuk mencari perhatian dari kita dan sebagai pemenuhan dari segala pertanyaan yang dimilikinya . Anak selalu memiliki hal-hal baru yang ingin dibagi dengan orangtuanya ia ingin menunjukakan bahwa ia dapat diandalkan. Lalu mengapa banyak terjadi anak yang menentang orang tuanya sendiri dan mulai menjauh serta mulai menutup diri terhadap orang tuanya, setiap ada permasalahan selalu coba dipecahkan sendiri sedangkan kita para orang tua ingin adanya satu hubungan yang harmonis dengan anak kita tapi bagaimana mungkin itu terjadi bila komunikasi hanya terjadi satu arah setiap kali kita bertanya anak tak pernah merespon bahkan terkadang labih memilih diam. Jika hal ini didiamkan maka tak ayal lagi hubungan antara anak dan orang tua bisa terputus, bagaimana kita atasi masalah ini????... mulai saat ini kita yang menjadi orang tua harus mau berubah dan mengalah terhadap kemauan anak dan dengarkan setiap keluh kesah yang ia utarakan tanpa ada sedikitun rasa marah dalam diri kita, cobalah ajak bicara anak kita empat mata ajukkan pertanyaan-pertanyaan yang tidak menyinggung anak misalkan tanyakan mengapa ia berubah jadi pendiam tanyakan apakah ada yang salah dengan diri kita sebagai orang tua, lakukan secara halus dan kita harus siapkan diri kita, buang segala amarah, buka hati kita terima setiap kata dari anak kita biarkan ia mengeluarkan isi hatinya sebab dari salahlah kita akan memperbaiki hubungan kita dengan anak. Biasakan kita gunakan kalimat tanya untuk setiap apa yang dilakukan anak jangan kita gunakan kata- kata yang mengundang kalimat perintah apalagi larangan , didik anak kita dengan pertanyaan-pertanyaan misalkan ketika anak melakukan kesalahan tanya dengan perlahan mengapa ia melakukan itu apa yang salah dan sekali lagi tanpa emosi jadilah orang tua yang bijak dan dapat memahami perasaan anak.....
Sobat coretan ini adalah ungkapan hati ane sebagai salah satu orang tua yang mencoba bertanggung jawab terhadap anak-anaknya...... bersambung


August 06, 2007 | By: BangDhika

Titip Salam Buat Sahabat


Sobat berhubung klo hari libur gak bisa OL maka hari ini ane buat dua buah coretan yang mungkin bisa sebagai bahan renungan buat kita semua... walaupun ini semua hanya subjectifitas ane sendiri.. mohon maaf klo ada kata-kata yang ga berkenan maklum ane sedang belajar corat-coret..
Sobat hari ini ane akan mencoba menelusuri perjalanan yang panjang untuk mengapai sebuah cita..
Hinaan, cacian, makian dan hujatan senantiasa ane rasakan dalam kehidupan ane kadang ane bingung dan jengah dengan semua itu ane ingin berontak... Tapi yang ane rasakan tetap sama ane gak bisa terlepas dari itu semua, karena itu ane bisa tahu akan kekurangan ane, adakalanya mereka baik sekali, adakalanya mereka bersimpati, adakalanya mereka menghargaiku sebagaimana mereka menghargai yang lainnya… tapi itu semua tidak akan berlangsung lama hanya hitungan hari mereka berubah mencaci, memaki dan entahlah ane gak tahu lagi, ada rasa apa dan pemikiran apa…. Ane gak tahuu….
Padahal ane selalu mencoba menghargai mereka sebagaimana ane menghargai diri ane sendiri, ane juga ingin dilihat baik seperti mereka, apa yang ane lakukan selalu bertolak belakang dengan mereka...
Jujur pada diri sendiri itu mungkin yang sedang ane lakukan agar ane bisa lebih maju dan bermanfaat buat diri ane, keluarga, tetangga, lingkungan kerja, dan harapan ane bisa bermanfaat buat semua orang… dulu ane menapaki hidup dengan ketidak sadaran, ane selalu disetir dan diatur oleh mereka untuk kearah yang lebih baik menurut mereka... yaah… menurut mereka, versi mereka, tapi justru waktu itu ane malah gak tahu arah tujuan sehingga ane selalu nurut dan taat dengan aturan-aturan yang di terapkan, sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu baru ada kesadaran untuk kembali lagi membina keluarga yang selama ini ane tinggalkan untuk mengejar sesuatu yang...???


Sobat ane tidak menyalahkan mereka, ane gak ada maksud buruk pada mereka, sebenarnya apa yang mereka bawa itu sangat baik sekali ane mendukung penuh… tapi keberadaan orang-orang yang hanya memahami kehidupan ini dari satu sisi saja membuat yang lainnya gelisah…. Kami hanya manusia biasa yang butuh sandang, pangan, papan serta pendidikan buat anak - anak kami...
Sekarang ane sadari kalau ingin menebar kebaikan justru bermula dari diri sendiri keluarga baru kearah yang lebih besar lagi...
Dan ane sadari segala hal yang dipaksakan akan berdampak buruk dan berakibat fatal… .. sobat, biarlah ane sebagai tumbal perjalanan kehidupan ini asalkan mereka yang masih bertahan di jaga, dihargai, dihormati, dirangkul (dibina) dengan rasa kasih sayang yang tulus jangan biarkan orang-orang yang picik untuk ikut mengatur, mencampur adukan kepentingan-kepentingan...
Sobat, ternyata kita masih banyak sekali kekurangan disana-sini, coba tengok lingkungan sekitar pelajari lagi masyarakat yang ada saat ini, sebenarnya mereka sangat membutuhkan arahan-arahan kebaikan, hanya tinggal kita cari cara agar “kebaikan” itu dapat di terima dengan kesadaran jangan dipaksakan dengan doktrin-doktrin yang masih mentah sehingga membingungkan mereka...
Sobat ane sadar kalau selama ini ane salah, ane sudah jauh dari “nilai” tapi semua yang ane lakukan semata-mata ane ingin jujur dengan diri sendiri membenahi kehidupan dengan cara ane, masalahnya segala sesuatu yang berkenaan dengan kehidupan ane hanya Alloh SWT dan diri ane yang tahu… positive thinker itu yang mungkin ane lakukan sekarang, biarlah ane begini beri kesempatan untuk membuktikan semua itu… ane juga tidak berdiam diri melihat situasi dan kondisi baik dikeluarga ane maupun masyarakat dilingkungan ane… ane juga berusaha untuk mengajak mereka untuk kembali memahami kehidupan ini dengan rasa...
Bukan ane tidak mau bersusah payah seperti yang ane jalani waktu itu tapi ane ingin mencoba dengan cara ane yaah… walaupun mungkin membutuhkan waktu yang lama ane mencoba belajar dari perjalanan masa lalu untuk menyongsong masa depan walaupun hinaan, cacian, makian sampai saat ini masih ane rasakan tapi itu ane jadikan cambuk untuk maju dan meraih kesuccesaan dalam mengarungi kehidupan...
Salam success…. Buat semua, mari jalin ukhuwah islamiyah dengan saling menyayangi sesama sebagaimana kita menyayangi diri kita sendiri songsong kehidupan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat kelak….. hargai saudara-saudara kita, mediasi skill mereka jangan anggap remeh saudara-saudara kita yang hanya memiliki sedikit ilmu, bisa jadi suatu saat dengan kesadarannya mereka mau belajar lagi dan ternyata kemampuan mereka melebihi kemampuan kita...
Okkeyy…. Sobat coretan ini hanya sebatas uneg-uneg ane yang ane pendam bertahun-tahun, baru hari ini ane bisa tumpahkan, ane tidak bermaksud menyinggung apalagi menghujat kelompok tertentu… sekali lagi ini hanya coretan jalanan dari kaum yang termarginalkan oleh situasi dan kondisi...

Subjectifitas

Pernah ane menulis kan suatu wacana yang berisikan “selama kita masih punya impian kita tidak usah takut hidup, karena dengan adanya impian kita masih punya semangat untuk hidup”. Kali inipun bahasannya ada hubungannya tapi ane lebih membahas tentang emotional spiritual question…dan inipun berasal dari hasil pemikiran ane secara subjektif....

Karena ane ingin mencoba memahami ESQ berdasarkan bahasa ane sendiri… ternyata benar kesuksesan seseorang tidak ditentukan dari tinggi rendahnya IQ seseorang tapi menurut yang ane serap kesuksesan seseorang lebih banyak datangnya dari kesadaran dirinya sendiri. Disini emosinya mulai bertanya memecahkan setiap masalah yang dihadapi. ( emosi tidak selalu berhubungan dengan hal negative, emosi merupakan kelengkapan dari akal dan pikiran karena ia berupa nafsu {keinginan} jangan pula lihat yang negatifnya) Emosi yang kita olah kearah suatu pertanyaan dalam diri sendiri mengapa begini mengapa begitu akan merangsang otak kita lebih kritis dan meningkatkan nilai rasa yang dimiliki. Disaat kita bertanya dalam diri kita sendiri akan banyak muncul hal-hal baru serta nilai-nilai baru yang selama ini tidak pernah kita tengok atau kita sadari bawa ada satu kesadaran baru yang dapat membawa kita pada ketenangan hidup yang nantinya terwujudkan menjadi kesuksesan. Kita mulai peka terhadap keadaan sekitar kita lalu kita mulai dapat memahami setiap tingkah laku yang ditunjukkan orang lain terhadap orang lainnya. Banyak bertanya dalam diri berarti kita coba kenali siapa diri kita dari mana kita berasal siapa yang Maha Yang Mencipta kita dari sana akan muncul satu sikap penghambaan terhadapNya secara total tiada lagi keduaan didalamnya. Dan kitapun bisa menaklukkan dunia hanya dengan menaklukkan diri kita sendiri. Tapi sayangnya saat inipun saya baru sampai pada titik pengenalan sebatas ide dalam otak dan masih jauh lagi jalan yang harus dilalui....
moga bermanfaat......

August 04, 2007 | By: BangDhika

ORANG BESARRR...???


Pernahkah sobat bermimpi menjadi orang besar..???
Kalau pernah mungkin itu salah satu pertanda sobat, suatu saat akan menjadi orang besar seperti yang pernah sobat mimpikan dan kalau belum berusahalah untuk mimpi menjadi orang besar...
Orang besar disini bukan berarti orang tersebut harus jadi pejabat seperti presiden, gubernur atau jabatan-jabatan lain yang sekarang ini menjadi tujuan bagi segelintir orang yang berambisi untuk memanfaatkan fasilitas dan kekuasaan sesaat....
Orang besar berarti orang yang tahu nilai diri sendiri dan biasanya diimplementasikan berupa penghargaan terhadap dirinya sendiri apalagi terhadap orang lain.
Untuk menjadi orang besar kita pun akan bertemu musuh yang paling besar yang akan setiap orang hadapi tak lain diri sendiri terkadang diantara kita tak pernah mengakui kelemahannya, kesalahannya dan semua kegagalan-kegagalan yang berasal dari diri sendiri.
Untuk itulah orang besar yang dimaksud tak lain adalah orang yang bisa mengalahkan ke-egoannya sendiri karena ia (orang besar) akan lebih bisa memahami orang lain dan menghargai orang lain dibandingkan mereka yang besar karena ambisi. terkadang ane berfikir kapan ane menjadi orang besar jika setiap masalah selalu mengalahkan diri ane sendiri sulit rasanya untuk menang, diam sejenak dan mengambil langkah apa yang harus ane lakukan. Bukankah orang besar itu orang yang sabar, orang yang tahu kelemahan diri sendiri..??? dan pintar mencari kelebihannya setiap kali memikirkan hal itu beribu perasaan muncul tak pelak rasa keraguan pun sering mematahkan semangat tapi ane ingat inilah tahapan pertama yang harus dilalui jika ane kalah ane tak akan pernah mengenali diri ane sendiri dengan segala kelemahan yang ada dan mencoba bangkit menjadi orang besar....

Ane yakin setiap orang pasti merasakan hal yang sama disaat semangat yang menggebu-gebu itu datang selalu dibarengi dengan keraguan yang tak kalah besarnya dari semangat tadi dan sialnya mengapa keraguan itu yang selalu menang...??? nah kalau sudah seperti itu setiap langkah yang kita jalani terhenti saat itu juga.
So... be a positive thinker dan tampik semua pikiran yang ada didalam diri karena itu adalah penghambat kita untuk menjadi orang besar, sebenarnya masalah setiap orang sama hanya saja berbeda judul, for example masalah tentang anak, masalah ekonomi (masalah klasik memang...) masalah kerjaan dan masih banyak sekali masalah-masalah lain.... kita bisa lihat semua judulnya adalah masalah dan kesimpulannya pun sama, pecahkan, hadapi dan cari jalan terbaik setiap masalah walaupun nantinya menimbulkan dampak yang tak pernah kita pikirkan sebelumnya. Belajarlah mengambil satu keputusan dengan berani tapi syaratnya kita tahu konsekwensi di masa yang akan datang baik buruknya, jika baik yang datang terima dengan rasa syukur jika buruk yang datang jangan tambah keburukan dengan umpatan dalam hati dan rasa sesal yang tak kunjung berhenti jadilah orang besar... klo kata pakar motivator yang mungkin sudah sobat kenal yaitu Bp. Andrie Wongso “GOOD TO BE GREAT”...
Postingan ini ane tujukan buat diri ane sendiri dan moga bermanfaat buat sobat semua sebagai bahan mengingat-ingat kembali perjalan hidup yang kita jalani….

August 03, 2007 | By: BangDhika

SURAT BUAT PRESIDEN


Bapak Presiden yang terhormat,

Hidup Indonesia……..
Sebagai salah satu penghuni di wilayah Indonesia kami akan sedikit berbagi pada bapak bahwa saat ini bencana terjadi di sepanjang nusantara dan wilayah kekuasaan NKRI pun mulai digerogoti sedikit demi sedikit oleh Negara luar baik dari ekonomi, budaya sampai pertahanan dan keamanan mulai dicampuri oleh negara-negara lain.....memprihatinkan.....
Bapak yang terhormat... kondisi tersebut langsung maupun tidak langsung berdampak pada kami sebagai rakyat Indonesia...
kami mohon keadilan... Kami mohon pengertiannya pada penguasa jangan semena-mena pada kami, kami juga manusia sama seperti bapak jangan biarkan bangsa ini dijajah lagi…
62 tahun kita merdeka dari penjajahan…
62 tahun kita menghirup kebebasan…
62 tahun kita membangun…
62 tahun kita bersama…
waktu yang singkat……

Bapak.. kemudikan bahtera ini dengan rasa, jalankan roda pemerintahan dengan bijaksana… hukum aparat yang mementingkan diri sendiri, beri peringatan bagi mereka yang selalu lamban merespon aspirasi kami, jadikan kami sebagai asset bangsa jangan jadikan kami sebagai tumbal peradaban yang tidak jelas...
jangan biarkan bangsa lain mencampuri urusan dapur kita... mediasi asset-asset bangsa yang ada, bangkitkan semangat generasi muda untuk berkarya....
Bapak... kami merasa tersisih, kami merasa di anak tirikan... Kami merasa.. merasa... Dan selalu merasa...
Satu pertanyaan dari kami : “Apakah hari ini bangsa Indonesia sudah Merdeka..??????”
Tolong beri kami jawaban.....
Akhirul kata mohon maaf jika kata-kata dalam tulisan ini menyinggung semua pihak, coretan ini tidak bermaksud untuk menyinggung siapapun tapi untuk mengingatkan kita demi persatuan dan kesatuan bangsa yang kita cintai ini....
Wasallaam.
NB: Pict. ane ambil dr http://www.okezone.com judul kampanye cagub DKI

Nusantara, 03 Agustus 2007

Kaum yang termarginalkan


August 02, 2007 | By: BangDhika

JERITAN KAUM MARGINAL


Ketidak warasanku mulai merasuk kembali dalam otaku ini, kepala yang hanya sebesar buah kelapa ini mulai dihinggapi ketidak warasan, aku gila memikirkan hidup dari hari kehari mulai jauh dari segala impian.. kalau boleh teriak.... ingin rasanya menantang langit, kalau boleh marah... Ingin rasanya menantang dunia…
Tapi itukan hanya pikiran orang yang tidak waras...!!!!
Kalau aku waras buat apa menantang langit, menantang dunia.... aku ingin dimarahi, dicaci dan di komentari...

Mengapa dari sekian banyak waktu yang ada slalu kubuang percuma... Memang didunia ini masih ada orang yang mau memperhatikan orang lain..???? memangnya ada orang yang peduli sama perasaan orang lain, dan kalau aku mulai tidak waras apa ada orang yang merasakan ketidak warasan pikiranku ini...terkadang aku mulai takut ketidak warasanku ini menjadi sebuah kesadaran mendapatkan diriku jauh tertinggal diantara orang-orang yang selama ini tak nampak di depan mataku..ternyata ketidak warasanku ini hanya bertemankan sepi menjauhkan aku dari kenyataaan hidup membuat aku semakin terpuruk kecil dan seakan tak berarti aku tahu ketika aku bangkit dari ketidak warasanku ini aku tahu aku akan menjadi besar penuh dengan impian dan mulai nampak dimata mereka dan aku mulai sadari satu hal ketika semua itu terjadi akankah ketidak warasan itu menghinggapi mereka... dan kesadaran menjemput mereka dari ketidak warasan.... karena kita di katakan sadar setelah kita melalui ketidak warasan mengapa demikian...????
Karena disaat aku mengalami ketidak warasan muncul kesadaran-kesadarn baru dalam diriku kalau ketidak warasan ini merupakan tahap dari kesadaran yang utuh yang kucari selama ini.... Jadi mengapa kita harus takut dihinggapi rasa ketidak warasan dalam pikiran kita kalau semua itu menjadi satu jalan terbukanya pikiran kita yang baru…..
Coretan jalanan kaum marginal....


August 01, 2007 | By: BangDhika

Mirror-mirror On the Wall


Apakah setiap kali Sobat bercermin selalu saja kekurangan Sobat yang terlihat, apakah benar seluruh dari bagian tubuh kita yang ada hanya berupa kekurangan ??? sekarang cari 3 hal yang Sobat sukai secara fisik dari tubuh Sobat.....

setelah dapatkan 3 hal yang Sobat sukai lalu berdirilah didepan cermin latihlah diri Sobat melihat apa yang menjadi kelebihan Sobat tadi, misalkan suka dengan alis Sobat yang tertata rapi, biasakan setiap kali Sobat bercermin alis Sobat tadi yang jadi pusat perhatian Sobat, jangan biarkan mata Sobat menatap kekurangan Sobat, karena hal itu hanya akan mematahkan semangat dan rasa percaya diri. Beranikan diri sobat untuk mengatakan saya cantik atau saya tampan dengan tujuan membangkitkan rasa percaya diri . Untuk menjadi juara kita perlu latihan apalagi untuk mendapatkan percaya diri kita harus selalu membiasakan diri melihat dan mencari kelebihan yang ada pada diri kita, tapi ingat apa yang kita miliki untuk disyukuri bukan untuk dijadikan tinggi hati apalagi umpatan pada diri sendiri .... Renungkanlah coretan ini ane tujukan buat sobat and sobit yang slalu minderan buat bergauull... hikhikihik.... smangaaatttt..... aaannd succcceessss....

Kekurangan = Kelebihan

Setiap manusia dilahirkan secara lengkap dengan akal dan pikiran juga kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Kita yang merasa punya kekurangan selalu saja merendahkan diri kita kadangkala menganggap diri kita tidak mampu bersaing bila dibandingkan dengan orang-orang yang sering kita anggap mempunyai kelebihan. Sebenarnya kekurangan yang bagaimana yang membuat kita kalah bersaing dengan mereka-mereka yang kita anggap lebih itu? Apakah secara fisik atau materi....

Jika semua hanya dengan alasan materi coba kita telaah mengapa ia bisa memiliki kelebihn materi dan kita tidak? Bisa jadi dari orang tuanya atau dari usaha yang dilakukannya dengan segenap tenaga dan kesabaran yang dimiliki, kalau sudah begitu kita bisa mencontoh dan mengambil pelajaran dari pengalaman yang dimilikinya. Lain halnya bila kelebihan itu dilihat secara fisikly, kitapun bisa bandingkan apa yang jadi kekurangan kita, mungkin kurang tinggi, gemuk, terlalu kurus atau ada cacat yang tak mungkin kita tutupi atau untuk di hilangkan . lalu apakah kita harus menyerah begitu saja? Kalau anda seperti itu berarti anda butuh bantuan yang cukup serius, berapa banyak orang menyerah dalam hidup bila selalu saja memikirkan kekurangan dan kekurangn dalam dirinya,
karena pada dasarnya orang yang memiliki kekurangan selebihnya pasti yang ia miliki kelebihan dan sebaliknya orang dengan kelebihan selebihnya yang ia miliki pasti suatu kekurangan hanya saja kita selalu melihat kelebihannya jadi seakan-akan orang tadi penuh dengan kesempurnaan. Jangan pernah kita remehkan orang-orang dengan cacat tubuh yang dimiliki sebenarnya ada banyak kelebihan, lihat berapa banyak orang yang sukses dengan cacat tubuh yang dimilikinya......Renungkanlah